My Experience
SourceForge terasa seperti dua platform dalam satu: hub hosting open-source klasik dan direktori perbandingan software B2B modern. Untuk SaaS komersial atau alat AI, kekuatan sebenarnya ada di sisi software bisnis, di mana pembeli aktif menjelajahi kategori, membandingkan produk, dan membaca ulasan sebelum mengambil keputusan.
Karena SourceForge menarik hampir 20 juta pengunjung per bulan yang sudah dalam mode “mencari software”, listing yang dioptimalkan dengan baik dapat menambah kredibilitas jangka panjang dan aliran lalu lintas ber-intensi tinggi yang stabil, terutama jika Anda mengumpulkan ulasan dan mendapatkan lencana kategori dari waktu ke waktu.
Submission Process
- Buat akun SourceForge dan lengkapi profil Anda
- Tentukan apakah Anda mendaftarkan proyek open-source atau produk komersial/B2B
- Untuk open-source: buat proyek baru, pilih alat (repo, pelacak, forum), dan unggah rilis awal
- Untuk software B2B: cari produk Anda di bagian software bisnis dan klaim atau buat listingnya
- Isi semua detail penting: deskripsi, kategori, harga, deployment, integrasi, tangkapan layar, dan URL situs web
- Setelah peluncuran, undang pengguna untuk memberikan ulasan dan perbarui secara berkala rilis, deskripsi, dan harga agar listing tetap segar
Tips for Success
- Manfaatkan niche: Ini paling kuat untuk B2B, IT, devtools, dan pembeli teknis—posisikan produk Anda sesuai
- Prioritaskan ulasan: Aktif minta pelanggan yang puas untuk mereview Anda di SourceForge agar menonjol dalam peringkat kategori
- Gunakan kategori dengan bijak: Pilih kategori software yang paling relevan dan ulangi frasa kunci yang sebenarnya dicari oleh ICP Anda
- Manfaatkan lencana: Jika Anda menerima “Top Performer” atau penghargaan serupa, tampilkan lencana di situs Anda dan di deck penjualan
- Lacak performa: Tambahkan parameter UTM ke tautan SourceForge Anda sehingga Anda dapat mengukur lalu lintas, pendaftaran, dan konversi dari saluran ini